Terapi Pengobatan Ereksi

Penting mendiagnosis adanya penyakit yang mendasari yang mungkin membutuhkan pengobatan spesifik. Tidak adanya ereksi di pagi hari adalah petunjuk penting ke arah adanya penyakit organik. Gejala dan tanda hipogonadisme harus dicari secara seksama (ginekomastia, penurunan jumlah rambut di tubuh, fatigue, testis mengecil, osteoporosis prematur). Penyakit arteri dan fator-faktor yang berhubungan dengannya harus dicari (klaudikasio intermiten, adanya diabetes, hipertensi atau merokok, adanya denyut nadi di tungkai dan kaki). Keadaan umum harus diperiksa, terutama untuk mencari kelainan hati, ginjal atau neurologis.

Tiap penyakit yang mendasari harus diobati dan tiap obat yang menyebabkan disfungsi ereksi harus dihentikan.

1. Sildenafil (Viagra) : menghambat fosfodiesterase tipe 5 pada penis dan meningkatkan respons ereksi normal terhadap stimulasi seksual. Dikontraindikasikan pada orang yang baru mengalami infrak miokard/kerusakan serebrovaskular dan yang mengkonsumsi nitrat dalam  24 jam (bisa terjadi hipotensi berat).

2. Injeksi intrakavernosa papaverin atau prostaglandin E1 (PGE1) : merupakan vasokonstriktor kuat dan bila diinjeksikan ke sirkualsi vena penis akan menghambat efluks vena, sehingga ereksi dapat terjadi. Ereksi bisa terjadi secara tersistem dan disertai nyeri (priapismus).

3. Alat vakum : bisa bekerja namun secara kosmetik tidak menarik.

4. Penis palsu : alat buatan yang diimplantasikan melalui pembedahan yang bisa membuat penis menegang atau melemas secara mekanis, bermanfaat sebagai pilihan terapi terakhir jika semua cara lain tidak berhasil.

Posted in Jamu Kuat Pria | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Sebab Sebab Disfungsi Ereksi

Ereksi normal dihasilkan dari vasokonstriksi aliran vena dari organ vital, sehingga darah meregangkan korpus kavemosom penis. Vasokonstriksi vena terjadi karena aktivasi saraf otonom sakral yang meningkatkan kadar siklik adenosin monofosfat (cAMP) vena. Gangguan pada suplai arterial, sistem saraf otonom atau libido dapat mengganggu fungsi ereksi. Disfungsi ereksi (impotensi) adalah ketidakmampuan mencapai ereksi yang cukup untuk melakukan hubungan seksual. Hal ini terjadi pada 10 % pria dan disebabkan karena hal-hal berikut :

1. Obat-obatan. Kadang-kadang menyebabkan atau mengeksaserbasi kegagalan ereksi. Yang khususnya penting adalah bloker β, bloker kanal kalsum dan obat-obat psikotropika.

2. Masalah psikologis. Sangat sering bisa menyebabka kegagalan erkesi saja atau membuat komplikasi dari masalah medis yang telah ada. Impotensi memiliki berbagai stadium dan ereksi di pagi hari tidak terganggu.

3. Gangguan endokrin. Sekitar 30-60 % penderita diabetes mengalami berbagai stadium kegagalan ereksi setelah menderita diabetes lebih dari 6 tahun, akibat neuropati dan kelainan vaskular. Disfungsi tiroid juga bisa mengganggu libido dan potensi. Defisiensi androgen terjadi pada 20 % kasus impotensi. Dorongan seksual (libido) menurun pada pria dengan hipogonad.

4. Kelainan vaskular. Insufisiensi arteri perifer yang mengenai aorta terminalis adalah penyebab disfungsi ereksi yang sering ditemukan. Namun, insufisiensi vena penis jarang menjadi penyebab impotensi.

5. Penyakit lain. Kelainan sturktural pada penis, seperti penyakit Peyronie (menyebabkan penis melengkung) dan mikrofalus bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Demikian juga, kerusakan nervus sakral yang bisa terjadi pada pembedahan radikal prostat dan pelvis menyebabkan impotensi. Adanya penyakit kronis yang mengganggu fungsi tubuh juga bisa menyebabkan impotensi.

Posted in Jamu Kuat Pria | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Gangguan Disfungsi Ereksi

Pada laki-laki, disfungsi seksual mengacu kepada kesulitan terlibat dalam hubungan seks. Disfungsi seksual meliputi berbagai gangguan yang mempengaruhi gairah seks (libido), kemampuan untuk mencapai atau menjaga ereksi (disfungsi ereksi atau impotensi), ejakulasi, dan kemampuan untuk mencapai orgasme.

Disfungsi ereksi adalah disfungsi seksual yang paling sering terjadi pada pria. Penurunan libdio juga mempengaruhi beberapa pria. Masalah dengan ejakuasi termasuk ejakulasi yang tidak terkendali sebelum atau segera setelah penetrasi vagina (ejakulasi prematur).

Gangguan kontrol saraf yang mengatur peristiwa ejakulasi juga diduga menjadi penyebab terjadinya ejakulasi dini. Sayangnya, pria dengan disfungsi ereksi pada umumnya mengalam ejakulasi dini. Sebaliknya, pria dengan ejakulasi dini pada akihirnya dapat mengalami disfungsi ereksi.

Posted in Jamu Kuat Pria | Tagged , , , , | Leave a comment